Bedah Konten: Copywriting vs Content Writing Lewat Contoh GoRide dan Pop Mie
Bedah Iklan Pop Mie: Copywriting vs Content Writing link : https://www.instagram.com/p/DK1qn8TyPuR Belakangan ini, banyak brand menggunakan media sosial untuk mendekatkan diri dengan audiensnya. Salah satu contoh menarik adalah kampanye Pop Mie di Instagram, di mana mereka mengajak audiens untuk ikut challenge dengan hadiah menarik. Mari kita bedah bersama isi kontennya. Jika kita perhatikan postingan Pop Mie tersebut, terlihat jelas unsur copywriting yang menonjol, yaitu: Headline Persuasif “Ngang ngong di jam tanggung kok didiemin? Dikonstenin lah!” → Headline ini menggunakan bahasa gaul dan catchy agar langsung menarik perhatian. Call to Action (CTA) Ada instruksi jelas untuk audiens: “Share momen ‘ngang ngong’, post di IG Reels atau TikTok, tag akun Pop Mie, pakai hashtag #EmangPalingGanjel.” → CTA ini mendorong audiens melakukan tindakan spesifik. Fokus pada Engagement & Aksi Bukan sekadar memberi informasi, tapi tujuannya adalah membua...